Kemkomdigi memanggil Meta untuk meminta penjelasan terkait dugaan kebocoran data pengguna dan proses reset sandi pada media sosial Instagram, Rabu (14/1).
Menurut sebuah laporan menggemparkan, Meta milik Mark Zuckerberg mengetahui bahwa para penipu (scammer) asal China menguras miliaran dolar uang pengguna.
Meta menonaktifkan lebih dari 544.000 akun Facebook, Instagram, dan Threads untuk mematuhi UU baru Australia yang melarang anak menggunakan media sosial.