Otoritas kehakiman Iran mengatakan seorang pria asal Eropa, yang memiliki kewarganegaraan ganda, menjalani persidangan atas tuduhan menjadi mata-mata Israel.
Bahman Choubi-asl, mata-mata Israel, divonis mati oleh Iran karena bekerja sama dengan Mossad. Eksekusi ini menambah daftar hukuman mati terkait intelijen.
Pria yang dihukum gantung itu dituduh telah membocorkan informasi soal ilmuwan nuklir Iran yang tewas dalam perang selama 12 hari dengan Israel pada Juni lalu.
Satelit mata-mata Rusia diduga memberikan intelijen kepada Iran, yang membantu dalam meningkatkan akurasi serangan terhadap aset militer AS di Timur Tengah.