Mata-mata Inggris dan Ukraina itu diduga berupaya membujuk pilot-pilot Rusia untuk mencuri jet tempur yang dilengkapi rudal hipersonik Kinzhal tersebut.
Rusia menyerukan pasukan Ukraina di Pokrovsk dan Kupiansk, yang dikepung, untuk menyerahkan diri, karena jika tidak, mereka tidak akan bisa menyelamatkan diri.