AstraZeneca menghentikan uji coba klinis vaksin Corona buatannya bersama Oxford University. Ini dilakukan setelah satu relawan vaksin mengalami penyakit aneh.
Australia mengucurkan dana AU$ 1,7 miliar (Rp 18,2 triliun) untuk nyaris 85 juta dosis vaksin virus Corona yang dikembangkan Universitas Oxford dan AstraZeneca.
Uji coba vaksin Corona buatan Oxford yang bekerja sama dengan perusahaan farmasi AstraZeneca telah dimulai di beberapa negara, termasuk Amerika Serikat.
Keberadaan vaksin menjadi harapan banyak kalangan, termasuk Presiden Joko Widodo yang berharap masyarakat sudah bisa disuntik vaksin COVID-19 awal tahun depan.