detikFinance Marie Akan Tinjau Ulang Kebijakan Tentang Tata Niaga Menteri Perdagangan Marie Pangestu akan mereview kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan tata niaga. Kamis, 21 Okt 2004 23:27 WIB
detikNews Menhan Juwono Ingin Bangun TNI yang Profesional Menhan Juwono Sudarsono ingin membangun TNI yang profesional. Selain itu, dephan menjajaki kerja sama militer dengan negara lain. Kamis, 21 Okt 2004 22:00 WIB
detikNews Status Pengganti Darurat Sipil di Aceh Disiapkan Menko Polhumkam Widodo AS mengatakan status darurat sipil di NAD akan berakhir 18 November 2004. Alternatif penggantinya sedang dikaji. Kamis, 21 Okt 2004 19:40 WIB
detikNews Soal Mutasi, Mabes TNI Tunggu Revisi Wanjakti Mabes TNI menunda pengumuman hasil Wanjakti berkaitan dengan mutasi beberapa posisi TNI. Alasannya, Mabes masih menunggu revisi. Kamis, 21 Okt 2004 19:00 WIB
detikFinance Aburizal Harapkan Pajak Bisa Diturunkan Hingga 25 Persen Menko Perekonomian Aburizal Bakrie mengharapkan pajak bisa diturunkan sampai 25 persen dalam jangka waktu 5 tahun mendatang. Kamis, 21 Okt 2004 18:51 WIB
detikNews Mendiknas Akan Minta Menkeu Revisi RAPBN Mendiknas Bambang Sudibyo akan meminta menkeu untuk merevisi anggaran pendidikan dalam RAPBN 2005 sehingga mencapai 10 persen. Kamis, 21 Okt 2004 18:40 WIB
detikNews Sertijab Menko Polkam Tertutup Jabatan Menko Polkam diserahterimakan dari Hari Sabarno kepada Widodo AS. Sertijab berlangsung sederhana dan tertutup. Kamis, 21 Okt 2004 18:24 WIB
detikNews Mentan Prioritaskan Pencegahan Impor Produk Pertanian Mentan Anton Aprianto akan memprioritaskan pencegahan impor produk pertanian ilegal yang menyebabkan harga produksi pertanian jatuh. Kamis, 21 Okt 2004 18:20 WIB
detikFinance Dibuka Kotak Pengaduan Guna Cegah BUMN Jadi Sapi Perah Guna mencegah BUMN dijadikan sapi perahan seperti masa lalu Menneg BUMN Sugiharto memastikan akan membuat kotak pengaduan 5000. Kamis, 21 Okt 2004 18:08 WIB
detikNews Soal Penunjukan Sebagai Menteri, Hamid Enggan Berkomentar Menteri Hukum dan HAM Hamid Awaluddin mengatakan penunjukan menteri hak prerogatif presiden. Dia tidak ingin berkomentar soal pengangkatannya. Kamis, 21 Okt 2004 17:53 WIB