Kekhawatiran pelaku pasar terhadap timbulnya gejolak sosial akibat kenaikan harga BBM, membuat IHSG kembali terperosok ke level 1.058,627 atau turun 27,117 poin.
Stabilnya rupiah membuat pelaku pasar bersemangat memburu saham yang harganya kini sudah sangat murah. IHSG ditutup naik tajam 21,070 poin pada level 1.080,450.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Rabu (7/9/2005) sore ini naik 7,786 poin di level 1.959,380. Kenaikan indeks dimotori oleh saham PGN dan perbankan.