Sebuah kapal kemanusiaan yang membawa bantuan obat-obatan dari Libanon akan berangkat ke Gaza dalam waktu dekat. Kapal tersebut juga akan membawa puluhan aktivis perempuan Libanon yang berniat menembus blokade Israel di Gaza.
Bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza, mungkin tidak sampai karena keburu dihadang Israel. Namun, dari segi 'misi', setidaknya aksi kemanusiaan itu sudah sampai ke tujuan. Tragedi itu juga membuat Hamas dan Fatah semakin menyatu.
Kementrian Luar Negeri (Kemlu) masih mencari cara yang efektif agar bantuan bisa dikirim ke Palestina. Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa pun siap berkomunikasi dengan para relawan yang berniat mengirim bantuan ke Palestina.
Menteri Luar Negeri Prancis dan Inggris mendesak dunia internasional untuk melakukan penyelidikan atas serangan militer Israel terhadap kapal kemanusiaan di Jalur Gaza. Perbuatan yang dilakukan oleh Israel ini dianggap sudah tidak bisa ditolerir lagi.
Solidaritas terhadap Palestina terus mengalir. Kali ini datang dari kader dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sekitar 3 ribu kader dan simpatisan menggelar aksi solidaritas peduli di depan Gedung Negara Grahadi.
Enam warga Malaysia yang berada di kapal Rachel Corrie akan dilepaskan oleh otoritas Israel hari ini. Pemerintah Malaysia juga akan mendukung aksi kemanusiaan serupa yang bertujuan membantu Palestina.
Kapal Rachel Corrie yang berhasil diambil alih oleh militer akhirnya merapat ke Israel. Selama berlayar, kapal ini terus dikawal oleh angkatan laut Israel.