Bus Persis Solo dilempari batu oleh sekelompok orang tak dikenal usai laga Persis vs Persita pada Sabtu malam. Akibatnya kaca bus pecah dan satu orang terluka.
Bus yang membawa pemain dan ofisial Arema FC dilempari batu di Sleman hingga kaca-kacanya pecah. Selain beberapa pemain, Asisten Pelatih Kuncoro juga terluka.
Pengacara Wahidin Halim mengatakan ada tuduhan teror ular kobra ke rumah kliennya di Tangerang sebagai rekayasa. Rasyid menilai tuduhan itu tidak mendasar.
Persita meminta maaf kepada Persis, terkait insiden pelemparan bus. Persita berjanji akan menangkap pelaku dan berharap sepakbola Indonesia lebih baik lagi.