Kericuhan terjadi di dekat lokasi sidang vonis Habib Rizieq di PN Jakarta Timur. Polisi yang mengamankan kericuhan itu sempat menembakkan gas air mata.
Aksi 1812 di depan Istana Merdeka tak berjalan sesuai rencana. Belum sempat sempat tuntutan, massa aksi sudah dibubarkan polisi karena menimbulkan kerumunan.