Kasatgas Antimafia Bola Polri, Irjen Asep Edi Suheri membeberkan motif penyuap kasus pengaturan skor Liga 2, yakni agar Klub Y dapat menang dan maju ke Liga 1.
Dua orang berinisial VW dan DR ditetapkan sebagai tersangka penyuap dalam kasus pengaturan skor dalam pertandingan di Liga 2. Berikut peran kedua tersangka.
Satgas Anti Mafia Bola kembali menetapkan 2 orang tersangka terkait kasus match fixing pertandingan di Liga 2. Kedua tersangka terancam hukuman 5 tahun penjara.
Dugaan pengaturan skor (match fixing) yang dilakukan sebuah klub terjadi di Liga 2 pada 2018. Klub tersebut berhasil promosi dan masih berada di Liga 1.
Volkswagen Group dikabarkan mengucurkan dana senilai 10 miliar euro atau setara dengan Rp 152 triliun ke Spanyol untuk produksi baterai dan kendaraan listrik.
Masyarakat kembali melirik jasa rental mobil usai pemerintah memberi izin mudik Lebaran 2022. Angin segar ini menjadi berkah bagi pemilik rental mobil.