Mi kok hitam? Justru inilah yang menjadi signature dish dari resto ini. Hitamnya mi di miitem merupakan infusion dari tinta cumi. Minya dimasak al dente dengan topping tempura udang. Nyam nyam... mau?
Spaghetti hitam ini rasanya gurih enak, karena tambahan tinta cumi. Apalagi jika disatukan dengan udang, ikan plus keju gorgonzola. Hmm... makin mantap!
Orang Jepang tidak hanya suka masakan Prancis, tetapi juga suka masakan Italia. Tidak heran bila kemudian muncul berbagai restoran di Jepang yang menyajikan masakan fusion Jepang-Italia. Seperti yang satu ini contohnya.
Penikmat sushi pastinya sudah tidak asing dengan bahan makanan yang berasal dari telur ikan terbang ini. Bentuknya bulat seperti mutiara namun dalam versi mungil berwarna oranye menyala transparan. Penampilannya tak hanya cantik tapi rasanya juga unik dan enak.
Nasi jamblang adalah sajian khas Cirebon yang selalu dirindukan penggemarnya. Lauknya sederhana: sambal goreng yang sungguh lezat, dengan berbagai masakan rumahan sederhana. Sajiannya wah... top markotop!
Mereka yang sering mondar-mandir ke Singapura tentu tahu bahwa di sana ada dua rumah makan India - Muthu's Curry dan Banana Leaf Apollo, keduanya di Race Course Road, Little India - dengan sajian fish-head curry yang kondang ke seluruh dunia.