Kesepakatan Trump dengan Iran untuk mengakhiri perang justru menuai kritik tajam di AS, dianggap menguntungkan Teheran tanpa mencapai tujuan pra-perang.
Iran bantah klaim Trump soal kerusakan militer. Teheran tegaskan 75% kemampuan rudal dan drone masih utuh, siap digunakan meski diserang AS dan Israel.
AS melancarkan serangan baru ke Iran selama lima malam berturut-turut, meningkatkan ketegangan di Selat Hormuz. Iran menuduh AS melakukan kejahatan perang.
Di balik laporan keterlibatan Ahmadinejad dalam skenario Israel, tersembunyi perang narasi dan persepsi yang tak kalah sengit dari perang sesungguhnya.
AS tegaskan blokade Iran bisa berlangsung tanpa batas waktu, sementara Wakil Presiden Vance mengungkap prioritas utama Washington kini bukan lagi nuklir Iran.