Presiden Jokowi hendak mengganti PNS eselon III dan IV dengan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Kecerdasan buatan dinilai bakal mencegah korupsi.
Menristek Bambang Brodjonegoro diberi perintah oleh Presiden Jokowi. Pengembangan riset harus berujung inovasi dan menghasilkan sesuatu untuk masyarakat.
"Kalau untuk kelompok peneliti saya yakin sangat bisa dilakukan, karena peneliti, perekayasa, itu kan jabatan fungsional, itu tidak perlu eselon yang panjang."