Vance memperingatkan Israel bahwa AS merupakan "satu-satunya sekutu kuat" mereka yang masih tersisa dan persenjataan Israel dibayar oleh uang pajak AS.
Kementerian Kesehatan Iran melaporkan bahwa 38 orang telah tewas dan lebih dari 400 luka-luka di negara itu sejak pertempuran kembali terjadi dengan AS.
Militer AS meluncurkan serangan baru terhadap Iran, menargetkan fasilitas militer di Selat Hormuz. Iran menolak negosiasi dan fokus pada pertahanan negara.
Amerika Serikat melancarkan serangan udara ke Iran untuk malam ketiga berturut-turut. Presiden Donald Trump kembali memberlakukan blokade laut terhadap Iran.
AS blokade Selat Hormuz dan mematok tarif 20% bagi siapapun yang melintas. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pun janji akan melakukan tindakan tegas.