detikFinance Harga BBM Bakal Naik Jika Dolar AS Ngamuk Terus Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi mencapai Rp 17.000 per dolar AS. Kamis, 25 Sep 2025 16:27 WIB
detikFinance Dolar AS Pagi Ini Menguat ke Rp 16.436 Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap rupiah pagi ini. Mata uang Paman Sam bergerak naik dan berada di level Rp 16.400-an. Selasa, 02 Sep 2025 09:56 WIB
detikFinance Dolar AS Mulai Jinak, Jauhi Level Rp 17.000 Nilai tukar dolar AS menguat terhadap rupiah, mencapai Rp 16.898. Dolar diperdagangkan di rentang Rp 16.902 hingga Rp 16.920 hari ini. Jumat, 20 Feb 2026 09:48 WIB
detikOto Duh! Mobil Mewah Porsche Terciduk Pakai Pelat Dinas Palsu, Biar Apa Sih? Sebuah mobil mewah Porsche Cayenne kedapatan menggunakan pelat dinas Kementerian Pertahanan yang ternyata palsu. Kamis, 29 Jan 2026 15:16 WIB
detikFinance Dolar AS Pagi Ini Melemah di Level Rp 16.605 Nilai tukar dolar AS melemah terhadap rupiah di level Rp 16.605. Dolar AS stagnan terhadap yen, sementara menguat terhadap dolar Hong Kong dan won Korea. Selasa, 23 Sep 2025 09:33 WIB
detikNews Kasus e-Tilang Palsu Catut Kejaksaan Dibongkar, Bareskrim Sita Komputer-SIM Box Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri membongkar kasus SMS blast phishing yang menyerupai situs resmi e-tilang. Rabu, 28 Jan 2026 17:26 WIB
detikHikmah Dolar AS Nyaris Rp 17.000, BPKH: Stok Dana Haji Sudah Ada, Nggak Beli BPKH memastikan dana haji aman meski nilai tukar rupiah sempat nyaris Rp 17.000 per dolar AS. Stok dana tersedia. Senin, 26 Jan 2026 10:15 WIB
detikFinance Dolar AS Pagi Ini Menguat ke Level Rp 16.637 Nilai tukar dolar AS menguat terhadap rupiah, mencapai Rp 16.637. Dolar juga menguat terhadap yen dan dolar Kanada. Senin, 22 Sep 2025 09:20 WIB
detikFinance Rupiah Gencet Dolar AS Pagi Ini Nilai tukar dolar AS melemah terhadap rupiah, dibuka di Rp 16.200-an. Senin, 14 Jul 2025 09:10 WIB
detikKalimantan Anggota DPRD Ditahan gegara Diduga Pakai Ijazah Palsu Saat Nyalon Anggota DPRD Pelalawan, Sunardi, ditahan karena dugaan pemalsuan ijazah untuk kepentingan pribadi. Kasus ini akan segera disidangkan. Rabu, 04 Mar 2026 15:30 WIB