Informasi baru muncul dari penyelidikan atas serangan bom Boston. Sebulan sebelum serangan bom itu, Dzhokhar Tsarnaev pernah mengatakan pada teman-teman dekatnya bahwa dirinya tahu bagaimana merakit bahan peledak.
Tiga tersangka baru bom Boston merupakan teman sekampus Dzhokhar Tsarnaev. Dua pemuda Kazakhstan dan seorang pemuda AS membuang tas ransel Dzhokhar untuk membantu temannya.
Tiga tersangka yang ditahan terkait bom Boston Marathon dituduh menghalangi penyelidikan. Ketiganya disangka menghilangkan barang bukti milik tersangka Dzokhar Tsarnaev.
Gubernur Massachusetts Deval Patrick menegaskan, rekaman video CCTV memang jelas menunjukkan keterlibatan kedua kakak-beradik asal Chechnya dalam ledakan bom di Boston.
Anzor Tsarnaev, ayah kandung seorang tersangka bom maraton di Boston meminta, Dzhokar Tsarnaev (19) menyerahkan diri secara baik-baik. Meski begitu sang ayah bersikeras bahwa anak-anaknya tidak bersalah.
Begitu beredar nama Dzhokhar A Tsarnaev sebagai si 'topi putih' pelaku pengeboman di acara maraton Boston, identitasnya langsung diburu. Akun facebook-nya ditemukan dan foto jelasnya pun dimunculkan.