Kafe ini jadi sorotan karena konsep yang diterapkan. Mereka membiarkan pengunjung pria memilih teman wanita untuk diajak ngobrol, tapi tidak sebaliknya.
Skandal besar menimpa Hakim Mahkamah Agung Amerika Serikat (AS), Clarence Thomas. Ia mengakui dibayari oleh seorang pengusaha buat liburan mewah ke Bali.