Satai dari daging sapi atau kambing ini ternyata punya racikan yang agak berbeda di Jakarta, Purwakarta dan Cianjur. Penasaran kami pun mencoba ketiganya, hmm... mana ya yang lebih mak nyuss?
Perayaan Idul Adha 1428 H kali ini berlangsung meriah di Pondok Pesantren Assalam Sukoharjo, Solo. Para santrinya beramai-ramai mengipas sate sepanjang 250 meter. Wuih!
Rindu berlibur ke Pulau Dewata? Kalaupun belum ada waktu untuk bermandi surya di pantai Kuta, Anda bisa merasakan suasana Bali yang kental dalam acara ini. Aneka hidangan khas Bali seperti Cram Cam, Siap Betutu, Tum Bebek dan Jaja Bulung Nusa diracik oleh chef dari Bali. Gending Bali dan tarian Bali akan ikut menyemarakkan suasana sehingga serasa berada di pulau seribu dewa itu.
Sedia payung sebelum hijau, pepatah ini sepertinya tidak diingat panitia acara 'Puisi Langit di Atas Langit'. Akibatnya acara yang dihadiri Gubernur Riau ini menjadi amburadul.
Kala itu tahun 1902. Suku Marind Anim takjub melihat ada kapal uap bisa melintas tanpa dayung. Saat pendatang menunjuk Sungai Maro, orang Marind Anim menyebut 'Maro-ka'.