Gerindra mengungkap kiriman surat dari Prabowo Subianto ke SBY. Dalam surat itu, Prabowo juga menyinggung soal komitmen Demokrat tak meminta jatah cawapres.
Ketum PAN Zulkifli Hasan membantah pernyataan Wasekjen Demokrat Andi Arief yang menyebut Sandiaga bayar PKS-PAN Rp 500 miliar agar bisa jadi cawapres Prabowo.
Wasekjen Demokrat Andi Arief menuding PAN dan PKS mendapat Rp 500 M dari Sandiaga Uno agar bisa jadi cawapres Prabowo Subianto. PAN mengancam akan menuntut.
Menjelang pendaftaran Pilpres 2019, koalisi Prabowo tengah memanas. Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Sandiaga Uno tampak datang dan pergi dari kediaman Prabowo.