China akan kembali membuka impor salak dan manggis asal Indonesia, asalkan Indonesia mau menandatangani MRA, yang bertujuan mempermudah produk buah dan sayur China masuk ke Indonesia.
Cina melarang masuknya empat buah dari Indonesia, yakni manggis, salak, alpokat, dan sarang burung walet. Langkah itu diambil setelah Indonesia memperketat impor sayur dan buah-buahan yang banyak datang dari Cina.
China berharap kementan Indonesia bisa secepatnya menyelesaikan prosedur ilmiah terkait pembuktian apakah ada ada logam berat dan penyakit yang terkandung di dalam produk buah asal Indonesia.
Produk Indonesia yang tak bisa masuk pasar China, tidak hanya salak dan manggis, namun produk buah seperti alpukat dan sarang burung walet juga terkendala.
Petani Salak Pondok, di Merapi, Jawa Tengah mengaku pasrah atas kebijakan China yang menolak masuk buah salak asal Indonesia, walaupun mereka mengaku rugi.
China menolak buah lokal asal Indonesia yaitu salak. China menilai salak Indonesia mengandung logam berat dan organisme penyakit tanaman (OPT). Tapi apa alasan sebenarnya?
Produk buah ekspor primadona dan andalan Indonesia salak dan manggis tidak lolos uji lab karantina di China sehingga dilarang masuk pasar Negeri Tirai Bambu tersebut.