Hingga hari keenam dibukanya pendaftaran calon pimpinan KPK, ada sekitar 160 orang peminat yang mendaftar. Profesi advokat paling dominan. Namun, ada satu orang yang dokter yang kini bekerja di Kementerian Kesehatan juga ikut daftar.
Seleksi calon Ketua KPK mendatang hendaknya tidak menyertakan kandidat dari Polri dan Kejaksaan. Agar KPK berpeluang menembus dua lembaga penegak hukum yang tidak luput dari tindak korupsi itu.
Panitia Seleksi (Pansel) KPK dinilai belum satu suara soal masa jabatan calon ketua KPK yang baru. Di satu sisi ada yang setuju masa jabatan ketua KPK hanya setahun. Di sisi lain, ada yang menginginkan masa jabatan selama 4 tahun.
Bonaran Situmeang mengaku sudah mendapat restu dari kliennya yaitu terdakwa kasus percobaan penyuapan, Anggodo Widjojo, untuk mendaftar sebagai calon pimpinan KPK.
Pengacara Anggodo, Bonaran Situmeang harus gigit jari. Niatnya untuk mendaftar menjadi pimpinan KPK terganjal dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dan surat kesehatan. Bonaran pun harus kembali lagi Jumat 4 Juni 2010.
Pansel pimpinan KPK Syafii Maarif menjamin tidak ada intervensi pemerintah dalam proses pemilihan. Dia menjamin pansel clear dari pengaruh dan tekanan pemerintah.
Hingga hari ini telah 131 orang yang mengambil formulir calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dari jumlah itu, baru 13 orang yang berkasnya dinyatakan lengkap.
Advokat senior Adnan Buyung Nasution tidak setuju jika calon pimpinan KPK yang baru akan menjabat untuk periode 4 tahun. Pemilihan pimpinan ini harusnya mengacu kepada UU KPK.
Mantan Ketua Partai Buruh Muktar Pakpahan ikut mendaftar sebagai calon pimpinan KPK. Muchtar mengaku mempunyai 4 kelebihan yang bisa dijualnya bila menjadi pimpinan KPK kelak.