detikNews
Patrialis Akbar Panaskan Raker BPJS
DPR dituduh telah melecehkan pemerintah karena telah mengkotak-kotakan Pansus BPJS. Penjelasan pemerintah yang diwakili Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar memanaskan suasana Rapat Kerja (Raker) Panitia Khusus Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang berlangsung Senin (18/7) sore. Parialis menyebut DPR telah melecehkan pemerintah karena membedakan antara DPR dan pemerintah dalam forum Pansus."Ada pelecehan, seakan-akan Pansus BPJS itu di luar pemerintah. DPR tidak bisa sewenang-wenang kepada pemerintah," kata Patrialis. Kontan saja, ucapan itu menciptakan interupsi dari beberapa anggota DPR. Ketua Pansus BPJS Ahmad Nizar Shihab terlihat kebingungan, karena saat interupsi disampaikan, Patrialis Akbar juga terus bicara melalui mikrofon.Ucapan Patrialis itu merespons komentar anggota Pansus BPJS dari Fraksi PDIP Sri Rahayu yang memprotes Ketua Pansus BPJS yang saat ini menjadi Ketua Sidang Raker. "Pimpinan sidang harus membedakan, nama Pansus BPJS yang berarti DPR dan mana mereka (pemerintah). Karena Pansus BPJS sudah menyepakati keputusan Panja BPJS," kata Sri Rahayu.Pimpinan Pansus Nizar Shihab dari Fraksi PD memberi kesempatan kepada Patrialis untuk menyelesaikan paparannya. Selanjutnya, Rieke Dyah Pitaloka dari Fraksi PDIP menginterupsi dan meminta pemerintah untuk fokus pada persoalan BPJS, dan tidak buying time dan menghambur-hamburkan waktu dengan bebicara panjang lebar dan tidak fokus.
Senin, 18 Jul 2011 19:25 WIB







































