Kabut asap dan kebakaran lahan atau hutan di Riau belum juga menunjukan tanda-tanda akan berakhir. Sebagian warga mengharapkan turunnya hujan untuk mengatasi masalah ini. Namun sudah 2 bulan hujan tidak turun di tanah melayu itu.
Sejumlah warga mendukung Presiden SBY mengambil alih penanganan kabut asap yang telah terjadi hampir satu bulan di Riau. Dukungan ini muncul pasca SBY berkicau soal kabut asap melalui akun Twitternya Kamis (13/3) malam.
Kabut asap yang menyelimuti sebagian wilayah Malaysia semakin mengkhawatirkan. Malam ini, kabut asap yang bersumber dari kebakaran lahan itu bahkan telah masuk ke dalam Hotel Sama Sama, lokasi digelarnya jumpa pers MAS MH370.
Gubernur Riau Annas Maamun tidak pernah muncul dalam rapat evaluasi harian penanganan kabut asap di Satgas Tanggap Darurat Markas TNI AU Roesmin Nurjadin, menimbulkan pertanyaan. Sehingga memunculkan dugaan sang gubernur telah mengungsi.
Kabut asap akibat kebakaran lahan di Riau semakin tebal. Terkait aksi pembakaran itu, Polri telah menetapkan 40 orang sebagai tersangka dan 1 korporasi dinyatakan terkait pembakaran.
Presiden Susillo Bambang Yudhoyono (SBY) geram dengan permasalah kabut asap di Riau yang tak kunjung tuntas. Melalui twitter, SBY menyatakan akan mengambil alih penyelesaian masalah asap jika dalam 2 hari pemda dan menteri tak bisa mengatasinya.