Ratusan orang menggelar unjuk rasa di kawasan Times Square, New York, AS terkait rencana aksi militer ke Suriah. Para demonstran menentang rencana serangan AS terhadap rezim Presiden Bashar al-Assad.
Gedung Putih menyiratkan bahwa Presiden AS Barack Obama siap memutuskan aksi militer sendirian ke Suriah. Hal ini pasca penolakan parlemen Inggris untuk ikut serta dalam aksi militer tersebut.
Mayoritas warga Inggris menentang keterlibatan militer Inggris dalam kemungkinan aksi militer asing terhadap Suriah. Disebutkan bahwa intervensi Barat hanya akan seperti melempar bensin ke api.
Krisis Suriah dan sengketa Laut Cina Selatan diperkirakan akan mendominasi pertemuan para menteri pertahanan ASEAN di Brunei, Kamis (29/8). Para menteri pertahanan dari ASEAN dan delapan negara besar lainnya diduga akan membahas sengketa wilayah laut dan kemungkinan diambilnya tindakan militer terhadap Suriah.
Mengutip pernyataan sejumlah pejabat senior AS, bahwa militer Amerika Serikat siap melancarkan serangan ke Suriah jika Presiden Barack Obama memerintahkannya. Pertanyaan besarnya adalah beranikah Amerika Serikat menyerang Suriah?