detikNews Asap di Pekanbaru Kian Tebal Kabut asap di Pekanbaru makin tebal. Kota itu mendung tebal karena matahari tak mampu menembus ketebalan kabut asap. Jumat, 28 Jan 2005 11:06 WIB
detikNews Warga PKS & Hizbut Tahrir Jatim Salat Idul Adha Kamis Keluarga besar PKS dan Hizbut Tahrir se-Jatim akan merayakan Hari Raya Idul Adha pada hari Kamis besok atau sehari lebih cepat dari versi pemerintah. Rabu, 19 Jan 2005 21:20 WIB
detikFinance Barito Pacific Janjikan Keuntungan di Tahun 2005 PT Barito Pacific Timber Tbk (BRPT) menjanjikan keuntungan pada tahun 2005 yang diperkirakan mencapai US$ 24,857 juta. Rabu, 19 Jan 2005 17:34 WIB
detikNews HTI Sesalkan Mewahnya Perayaan Tahun Baru di Semarang Meski pesta kembang api dibatalkan, perayaan tahun baru di Semarang masih terbilang mewah. HTI pun menyesalkannya. Jumat, 31 Des 2004 14:02 WIB
detikNews Hutan Alam Tinggal Kenangan Pabrik kertas leluasa membabat hutan. Mafia illegal logging leluasa memanfaatkan perairan Malaka untuk menyelundupkan kayu curian. Kamis, 30 Des 2004 14:49 WIB
detikNews Hizbut Tahrir Demo Tolak Kenaikan Harga BBM Puluhan orang dari Hizbut Tahrir Indonesia berunjuk rasa menolak kenaikan harga BBM. Mereka menilai kenaikan harga BBM menyengsarakan rakyat. Senin, 27 Des 2004 11:18 WIB
detikNews Ribuan Ibu Demo DPR Memperingati hari Ibu, sekitar 2.000 ibu-ibu dan mahasiswi dari Hizbut Tahrir Indonesia dan Organisasi Massa Islam demo di depan gedung DPR/MPR. Rabu, 22 Des 2004 11:40 WIB
detikNews Peringati Hari Ibu, Massa Hizbut Tahrir Makassar Demo Peringati hari ibu, sekitar 200 orang massa dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Sulawesi Selatan. Rabu, 22 Des 2004 09:55 WIB
detikNews Kejagung Prioritaskan Penyelesaian Kasus Pelindo II dan HTI Kejagung akan segera selesaikan kasus Pelindo II dan dana HTI. Penyelesaian dua kasus ini termasuk dalam program 100 hari pemerintahan SBY. Jumat, 03 Des 2004 19:50 WIB
detikNews Hizbut Tahrir Demo Kedubes AS Di tengah hujan, puluhan angota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) mendemo Kedubes AS, meneriakkan bahwa AS-lah teroris. Senin, 29 Nov 2004 10:29 WIB