"Pak Airlangga juga mengklaim 92% itu juga hitungan Pak Airlangga yang juga dibuktikan dengan dukungan hampir semua DPD I dan DPD II se-Indonesia," kata Ridwan.
Meski dianggap tak punya akar kuat di Golkar seperti Akbar, Airlangga berani tampil beda. Dia menyodorkan branding, "Golkar Bersih, Golkar Bangkit." Hasilnya?
Daratan hasil reklamasi kini bukan lagi disebut sebagai pulau, melainkan pantai. Hal itu dikemukakan oleh Pemprov DKI. Penjelasan ini memicu kontroversi diksi.