Sebagian besar pekerja IT Korut menginginkan gaji mereka dikirim kembali ke negaranya, namun dalam beberapa kasus mereka meretas sambil meminta tebusan.
Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengatakan akan mengerahkan sekitar 4,5 juta anggota milisi sebagai respons atas apa yang disebutnya sebagai "ancaman" AS.