Sri Mulyani mengatakan perkembangan ekonomi di tahun 2019 masih akan dihadapkan ketidakpastian global yang berasal dari kebijakan moneter Amerika Serikat.
"Pola ekonomi dunia memang didasarkan kuatnya ekonomi AS, sementara negara-negara lain mengalami perlambatan, ini kenapa dolar AS kuat dan yang lain lemah,"