Seorang pejabat senior Iran tewas ditembak di Suriah saat dalam perjalanan menuju Beirut, Libanon. Pejabat tersebut merupakan salah seorang komandan pasukan elit Iran, Garda Revolusioner.
Mengabaikan seruan internasional, Korut kembali melakukan uji coba nuklir. Menanggapi tindakan Korut tersebut, pemerintah Iran menyerukan penghancuran semua senjata nuklir di dunia.
Sejumlah pemimpin dunia telah mendesak Presiden Suriah Bashar al-Assad untuk mundur demi menghentikan pertumpahan darah di negeri itu. Namun pemerintah Iran dengan tegas menolak hal itu.
Seorang pria keturunan Iran yang berkewarganegaraan AS diadili atas dakwaan membahayakan keamanan nasional. Pria berusia 32 tahun ini terancam hukuman mati atas dakwaan tersebut.
Afghanistan mengatakan polisi wanita yang menembak penasehat Amerika di markas polisi adalah warga Iran yang menyalahgunakan KTP untuk bergabung ke kepolisian.
Pemerintah Iran yakin bahwa serangan militer terhadap negeri tersebut "kemungkinannya nol". Hal ini dikarenakan Iran saat ini dalam kondisi terbaik untuk mempertahan diri.
Pemerintah Iran ikut memberikan tanggapan soal tragedi penembakan di Connecticut, AS. Iran menyampaikan duka cita mendalam atas insiden tragis tersebut.
Menyusul peluncuran roket Korut yang diklaim sukses, Dewan Keamanan PBB segera menggelar rapat darurat. Diduga, rapat ini akan membahas tindakan tegas termasuk sanksi bagi Korut.