Polisi melakukan tes antigen secara random kepada pemudik selama periode larangan mudik 6-17 Mei. tercatat, ada 32 ribu pemudik yang menjalani tes antigen.
Polri melakukan rapid test antigen secara acak terhadap 13.675 pemudik selama arus balik Lebaran. Hasilnya, 72 pemudik reaktif tes antigen Corona atau COVID-19.
Kakorlantas menyebut telah memutar balik ratusan ribu kendaraan selama masa lebaran. Penyekatan di beberapa titik dilakukan untuk mencegah penularan COVID.
Kakorlantas Polri menilai sampai saat ini belum terpantau ada puncak arus balik lebaran tahun ini. Arus lalu lintas menuju Jakarta masih terpantau lancar.
Pemerintah memastikan para pemudik yang ingin kembali ke Jabodetabek harus memiliki surat bebas COVID-19. Surat yang dimaksud adalah hasil tes PCR dan antigen.