Tulisan saya ini ingin berbagi pengalaman menjalankan bulan Ramadan di kota Volgograd, Russia. Di sini kami sahur pada pukul 02.40 waktu Moscow dan berbuka puasa pada pukul 21.04.
Merantau untuk menuntut ilmu merupakan suatu pilihan. Imam Syafii telah memberikan jaminan dalam pesannya bahwa para perantau akan mendapatkan pengganti dari orang-orang yang mereka tinggalkan.
Mayoritas penduduk di Ufa kebanyakan menganut agama Islam, jadi sangat mudah untuk menemukan masjid untuk tempat beribadah. Berpuasa di Ufa berbeda sekali dengan Indonesia. Di sini berpuasa sekitar 19-20 jam.
Norwegia adalah negara yang menurut beberapa orang berada di ujung dunia. Misalnya Svalbard, salah satu area yang berada dalam teritori Norwegia, terletak di lingkar kutub. Di mana muslim berbuka saat matahari masih bersinar.
Memasuki minggu ke-3 Ramadan di Kota Lancaster Inggris suasana puasa semakin meriah. Ada acara buka puasa bersama dan dilanjutkan dengan Tarawih. Namun namun sayangnya di sini tidak ada kultum seperti di Tanah Air.
Jika di Indonesia ada Para Pencari Tuhan, maka kami para mahasiswa Indonesia di negeri Tiongkok ini pun juga memiliki PPT, yaitu kepanjangan dari 'Para Pencari Takjil'.
Sup khas Mesir ini umum disajikan di bulan Ramadan dan Idul Fitri. Tampilannya memang kurang menarik, tapi rasanya gurih lembut dengan aroma khas. Racikan sup ini mengandung banyak mineral dan vitamin yang baik untuk menjaga daya tahan tubuh.