Ketua Majelis Tiggi PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengirim pesan singkat kepada seluruh jajaran Majelis Tinggi hingga ketua DPD PD. Isinya meminta semuanya bersatu-padu menjelang Kongres Luar Biasa (KLB).
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengirim SMS berisi teguran ke Marzuki Alie. Marzuki diminta mengutamakan kepentingan partai dan tidak bermanuver seperti menjelang Kongres PD 2010 silam.
“Bagaimanapun, SBY akan memprioritaskan mandat selaku Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan RI hingga tuntas masa bakti periode dua pemerintahannya per 20 Oktober 2014,” ujar Amir.
Selaku tokoh sentral dalam Partai Demokrat, SBY diharap bersedia mempertimbangkan aspirasi DPD agar memimpin langsung parpol yang ikut didirikannya. Namun rupanya SBY meminta sejumlah persyaratan.
Didaulatnya Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menjadi ketua umum partai oleh 25 Dewan Pimpinan Daerah membuat Yudhoyono berada dalam posisi sulit. Di satu sisi, dia ingin memenuhi aspirasi para kader di daerah, tapi di sisi lain menjabat ketua umum bukanlah hal yang mudah karena posisinya sebagai presiden. "Pak SBY dalam posisi dilematis. Tugas beliau sebagai kepala negara cukup berat," Max Sopacua menegaskan.