Pemerintah Korut akhirnya setuju untuk menghentikan uji coba nuklirnya. Sebagai imbalan, Amerika Serikat akan mengirimkan bantuan pangan seberat 240 ribu ton.
Korsel dan Amerika Serikat hari ini memulai latihan militer gabungan. Latihan berskala besar itu tetap dilakukan meski Korut mengancam akan adanya kemungkinan aksi balasan.
Para diplomat AS dan Korut akan melakukan perundingan soal program nuklir Korut. Dialog ini merupakan yang pertama kalinya sejak meninggalnya Kim Jong-Il pada 17 Desember 2011 lalu.
Dua aktivis di Korsel diseret ke pengadilan karena membuat selebaran yang isinya memuji-muji Korut. Keduanya bersalah melanggar UU Keamanan Nasional dan dihukum 8 bulan penjara.
Militer Korut, khususnya Angkatan Udara, terpantau meningkatkan pelatihan militernya pada musim dingin ini. Pelatihan militer Angkatan Udara Korut ini melebihi biasanya.
Saat negeri lain bersuka cita menyambut tahun lain dengan pesta kembang api dan pesta semalam suntuk, rakyat Korea Utara menerima pesan yang sangat berbeda. Korut menyerukan agar warganya membela pemimpin baru mereka, Kim Jong-un, hingga titik darah penghabisan.