Festival Rujak Uleg ke-7 digelar di Kota Surabaya. Kali ini 1.250 peserta mengikuti festival yang digelar di Jalan Kembang Jepun. Mereka pun berhias dengan memberi penampilan terbaik.
Komponen pariwisata Bali menolak keras jika kawasan Pantai Kuta disebut sebagai surga seks bebas bagi para gigolo. Meskipun begitu, diakui ada beberapa orang yang menekuni profesi tersebut.
Mumpung lagi jadi ‘pengangguran’, aku memutuskan untuk memasak. Hmmm….masak apa ya? Kulongok isi kulkas, ternyata ada udang. Gimana klo dibikin rica udang aja, kayanya oke dan ga ribet.
Rujak yang satu ini tidak hanya enak disantap selagi santai, tapi juga bisa dijadikan menu makan siang yang mengenyangkan loh! Isinya komplet, mulai dari potongan sayuran, mi, seafood, dan kentang. Siraman sausnya yang berwarna kecokelatan bikin rasnaya enak. Cobain yuk!
Ragam jajanan Asia makin banyak dan makin digemari karena rasanya yang enak. Apa saja rahasia kelezatannya? Simak langsung penuturan seorang Executive Chef. Dapatkan juga trik dan resep andalannya!
'Gerakan 1.000.000 Facebookers Dukung BOIKOT BAYAR PAJAK untuk KEADILAN' terus panen pengikut. Tak kurang 20 ribu Facebookers gabung dalam grub yang baru dibuat dua hari lalu tersebut.
ILGA gagal digelar. Tapi penolakan tidak berhenti. Kali ini giliran warga yang ada di sekitar sekretariat GAYa Nusantara yang keberatan dengan keberadaan kantor itu. Mereka berencana mengusir para penghuni kantor tersebut.
Sri Gayatri terus menggelar unjuk rasa. Dalam aksinya di Bank Century di Jalan Kertajaya, Gayatri membuat rujak uleg. Dia memberi nama rujaknya dengan nama rujak Century yang mempunyai rasa pedas, manis dan asam.
Bumbu kacang manis gurih mlekoh melumuri sayur-sayuran. Kerupuk udang garing bikin rasanya jadi semakin enak. Rujak buah yang manis pedas pun jadi ending yang menggigit. Nyam..nyam..