Amien Rais yang vokal saat reformasi bergejolak, disangsikan ketokohannya di peristiwa bersejarah itu. Dia disebut pengkhianat dan pecundang. Elite PAN membela.
"Pak Amien waktu itu Ketua MPR. Sebagai ketua, keputusan yang diambil adalah hasil kesepakatan seluruh fraksi atau mayoritas fraksi yang ada," kata Saleh.
"Apalagi Sri Bintang. Sri Bintang siapa? Dalam literatur politik Indonesia Sri Bintang itu pecundang, dia yang pecundang," kata Mulfachri membela Amien Rais.
"Kalau tidak ada Pak Amien Rais selaku lokomotif reformasi, rasanya kehidupan bebas berdemokrasi saat ini tidak bisa dirasakan," kata Sekjen PAN Eddy Soeparno.
"Amien Rais tidak bisa kita sebut bapak reformasi. Bagi kami, mahasiswa, jebolnya konstitusi, kalau Amien Rais membobol dasar negara, Amien Rais itu pecundang."