Tempe yang nyaris busuk beraroma sangit-sangit wangi menjadi ciri khas racikan sambal ini. Dinikmati dengan rambak yang renyah plus sayuran memberi sensasi luar biasa di lidah!
Karena sedang mencoba menjadi vegtarir maka saya mencoba membuat mi ini buat suami saya. Mi sawi dipadu dengan sawi segar, cabai merah plus sedikit tauco. Rasanya gurih pedas, enak!
Bukan berasal dari cabai. Kuah merah menu sop buntut merah Hotel Savoy Homann berasal dari tomat. Sehingga citarasa yang dihasilkan bukanlah pedas tapi asam-asam segar.
Ikan patin yang berdaging lembut dan gurih paling enak dibuat pindang. Yang satu ini pindang dengan bumbu serba dibakar. Rasanya asam pedas dengan aroma wangi bawang dan cabai yang enak.
Racikan nasi khas kota Pati ini merupakan paduan rasa soto dan gule. Kuahnya gurih-gurih harum dengan selingan daging sapi yang empuk. Disiramkan ke atas nasi hangat dan dihirup kuahnya selagi mengepul. Hmm.. sedap!
Semangkok bakso ini terdiri dari mi plus dengan tahu dan dua buah bakso yang memiliki kejutan isi daging cincang didalamnya. Dicampur dengan sambal yang pedasnya dahsyat hmm... makin mantab rasanya!
Rahasia kelezatan bola-bola tepung ketan ini terletak pada cairan gula merah yang ada di dalamnya. Rasakan kejutan manisnya dalam balutan adonan kenyal dan gurihnya kelapa parut!
Soto sederhana khas kampung Jawa ini rasanya tak sesederhana bahannya. Kaldunya gurih enak, dengan isian kol yang renyah dan perkedel singkong yang gurih. Membuat sajian ini mampu bikin kangen.
Sup cakar ayam merupakan favorit keluarga saya. Karena nggak suka cakar ayam yang putih maka saya bikin saja sup cakar ayam ini. Kenyal-kenyal sedikit manis rasanya.