Joko Murtanto, difabel di Sragen, prihatin banyaknya anak-anak yang tidak mengenyam pendidikan usia dini, memutuskan mendirikan taman PAUD secara pribadi.
Olahraga tidak saja tentang asah fisik, tapi juga asah jiwa untuk membangun rasa toleransi, sportif, patriot, berjiwa pemimpin, untuk semua anak bangsa.