Ayatollah Mojtaba Khamenei ditunjuk jadi pemimpin tertinggi Iran yang baru. Tak lama setelah penunjukan itu, Iran langsung menembakkan rudal ke wilayah Israel.
Sejumlah pesawat pengebom B-2 AS menjatuhkan puluhan bom 2.000 pon terhadap fasilitas bawah tanah Iran, yang menjadi tempat penyimpanan peluncur rudal.