Eits, tunggu dulu. Walau Januari 2015 sudah setengah jalan, jangan pernah berpikir bahwa tulisan model daftar-album-terbaik regional Indonesia tahun 2014 sudah terkuras habis.
Kerinduan para pecinta mode akan karya penuh drama John Galliano terobati di tahun ini. Setelah berbagai kasus rasisme yang mengganjal kariernya di tahun 2011, desainer Inggris itu kembali berkarya sebagai creative director rumah mode ternama Belgia, Maison Martin Margiela.
Lagu berjudul 'Autis' milik grup band bernama Sougy mendapatkan sebuah petisi yang disampaikan via online. Lirik lagu tersebut dinilai menggunakan kata 'autis' tidak pada tempatnya.
Presiden Jokowi tak melibatkan KPK dan PPATK dalam proses penetapan Calon Kapolri Komjen Budi Gunawan. Pihak Istana beralasan proses begitu cepat, sehingga nama Budi disorongkan sebagai Calon Kapolri ke DPR.
Jebolan Indonesian Idol, Wina Natalia tengah mempersiapkan album keduanya. Sebelum dirilis, Wina ingin mengeluarkan single jagoannya terlebih dahulu yang sudah beredar 'Bahagia Itu Sederhana'.
Hati-hati memberi judul lagu. Bila tak peka terhadap sebuah kelompok tertentu dalam masyarakat, bisa-bisa mendapat protes. Itulah pelajaran yang bisa dipetik dari kasus yang kini menimpa band bernama Souqy.
Meski sudah memilih ke pengadilan, kubu kepengurusan Munas Ancol masih punya harapan perundingan dengan kubu Ical bisa berbuah manis dengan tercapainya islah.
Uji Hahan (seniman yang juga aktif di musik independen), Uma Gumma (produser musik yang aktif di Soundboutique dan Ace House Collective), Adi Adriandi (manajer band yang aktif di Kongsi Jahat Syndicate), dan Wok the Rock (seniman yang aktif di Ruang MES 56 dan netlabel Yes No Wave Music)—semuanya dari Yogyakarta—telah sepakat berkoalisi mendirikan label rekaman khusus piringan hitam bernama Nirmana Records.
Setelah merilis album-album dari Barefood, Seaside dan Black Mustangs, label rekaman independen Tanah Air, Anoa Records, kini tengah bersiap untuk melepas album kompilasi shoegaze dalam negeri bertajuk Holy Noise.