"Ada dugaan kuat bahwa demo anarkis sengaja dilakukan untuk memancing aparat bertindak over reaktif, sehingga menimbulkan korban dari pendemo," kata Wiranto.
Kapolsek Kebon Jeruk AKP Erick Sitepu membantah anggapan telah menekan Didin Wahyudin terkait kematian anaknya, Harun Rasyid, saat kerusuhan 22 Mei 2019.