detikNews Pengacara Setya Novanto Tunjukkan Surat Laporan Atas Sudirman Said Diterima Bareskrim Kuasa hukum Setya Novanto kembali mendatangi Bareskrim Mabes Polri. Jumat, 11 Des 2015 16:51 WIB
detikNews MKD Ribut Soal Pemanggilan Reza Chalid Pimpinan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) memutuskan untuk memanggil pengusaha Reza Chalid untuk kedua kalinya. Jumat, 11 Des 2015 16:36 WIB
detikNews Tiba-tiba Nongol di MKD DPR, Razman Nasution: Saya Kuasa Hukum Novanto Pengacara nyentrik Razman Nasution tiba-tiba datang ke Gedung DPR dan menemui Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Surahman Hidayat. Jumat, 11 Des 2015 16:05 WIB
detikNews BEM UI Beraksi di DPR, Minta Novanto Mundur Mahasiswa UI menggelar demo di depan Gedung DPR. Mereka menyampaikan sejumlah tuntutan, salah satunya meminta agar Setya Novanto mundur. Jumat, 11 Des 2015 16:03 WIB
detikNews Idrus Bantah Golkar Jadi Public Enemy Karena Kasus Novanto Bagi Sekjen Golkar Munas Bali Idrus Marham, kasus papa minta saham tak membuat partai beringin jadi public enemy. Jumat, 11 Des 2015 15:25 WIB
detikNews Layangkan Panggilan Kedua, MKD Minta Reza Chalid Datang 14 Desember Selain memanggil Menko Polhukam Luhut Pandjaitan, MKD juga berencana meminta keterangan dari pengusaha Reza Chalid pada 14 Desember. Jumat, 11 Des 2015 15:10 WIB
detikNews Idrus Marham: Ada Konspirasi Menghabisi Novanto Desakan agar Novanto mundur semakin santer di DPR. Idrus Marham menduga ada konspirasi menjatuhkan Novanto. Jumat, 11 Des 2015 14:59 WIB
detikNews MKD Panggil Luhut Pandjaitan 14 Desember MKD DPR akhirnya menuruti kemauan Menko Polhukam Luhut Pandjaitan. Luhut dijadwalkan untuk dipanggil ke sidang MKD pada hari Senin (14/12). Jumat, 11 Des 2015 14:55 WIB
detikNews MKD Jangan 'Masuk Angin' karena Persekongkolan Elite Politik Harus diingat, MKD bekerja untuk kepentingan rakyat. MKD jangan sampai 'masuk angin' di kasus 'papa minta saham' karena persekongkolan elite politik. Jumat, 11 Des 2015 13:56 WIB
detikNews Kapan Kasus Novanto Ditingkatkan? Jaksa Agung: Pasti, Kita Harus Maju! Jaksa Agung memastikan kasus pemufakatan jahat yang diduga melibatkan Ketua DPR Setya Novanto bakal meningkat statusnya. Jumat, 11 Des 2015 13:49 WIB