Nazaruddin keliling 5 negara dengan paspor, yang diduga palsu. Ada kemungkinan paspor itu asli alias milik orang lain, yang disalahgunakan oleh Nazaruddin
Tak butuh waktu lama bagi tim gabungan pemerintah untuk menangkap buronan KPK M Nazaruddin di Kolombia. Supaya tidak terjadi standar ganda, maka buronan KPK lainnya pun harus segera ditangkap
M Nazaruddin, tersangka kasus suap wisma atlet di Kemenpora tertangkap di Kolombia. Nazar relatif mudah tertangkap karena tak memiliki jaringan, baik politik, polisi dan militer di luar negeri. Berbeda dibanding dengan Nunun Nurbaetie yang memiliki jaringan karena suaminya adalah mantan petinggi kepolisian.
Penangkapan M Nazaruddin membuat publik teringat pada Nunun Nurbaetie. Sosialita yang mengaku tekena penyakit lupa akut ini tidak terendus hingga kini.
Kemenkum HAM melalui Ditjen Imigrasi telah mendeteksi lokasi Nazaruddin. Untuk melakukan penelusuran lebih lanjut, Kemenkum HAM dan Polri akan mendatangi tempat-tempat di negara tertentu.
M Nazaruddin begitu licin menghindari kejaran aparat penegak hukum. Namun sampai sejauh ini, belum bisa memastikan apakah sang buronan memiliki paspor ganda.
Kemenkumham melalui Ditjen Imigrasi memastikan telah mendeteksi posisi Muhammad Nazaruddin. Namun di mana lokasi keberadaan buronan KPK tersebut masih dirahasiakan.
Nazaruddin bak belut dalam oli: licin. kabar terakhir Nazaruddin berada di negara di kawasan Amerika Selatan. Mengapa Nazaruddin bisa 'jalan-jalan' padahal paspornya sudah ditarik?