Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) hari ini tercatat menguat ke level Rp 16.000. Hal ini disebabkan oleh pasar keuangan yang panik akibat virus corona.
Masa pandemi Corona menyebabkan segala pembangunan di sektor pariwisata harus tertunda. Realokasi anggaran Kemenparekraf pun dimanfaatkan sebaik mungkin.
Pemerintah membutuhkan banyak dana untuk menanggulangi virus COVID-19 di tanah air. Mungkinkah dilakukan skema 'pencetakan uang' demi menutup pembiayaan itu?