"...Serta memastikan pembahasan RUU ini dapat berakhir dengan pengesahan pada 25 September sesuai jadwal yang sudah disiapkan aggota DPR," kata Azriana.
Fahri Hamzah menyatakan malu karena 74 tahun Imerdeka, tetapi masih memakai UU peninggalan penjajah Belanda. Padahal, DPR sudah berkali-kali kunker ke Eropa.
"Ini belum pernah dibicarakan, orang belum ada prolegnasnya. Saya nggak tahu ya apa yang jadi dasar mau direvisi, untuk apa sih revisi ini?" kata Johnny.
PAN menyambut baik Baleg DPR yang tengah menyusun draf revisi UU MD3 agar MPR dipimpin 10 pimpinan dengan satu ketua dan paling banyak sembilan wakil ketua.