Hacker Bjorka membagikan data status vaksinasi COVID-19 diduga milik beberapa pejabat, mulai dari menteri hingga DPR RI. Kementerian Kesehatan RI buka suara.
Patah tumbuh hilang berganti. Mungkin pepatah itu cocok untuk menggambarkan akun Twitter Bjorka. Dari semua akunnya itu, Bjorka cuma follow satu orang. Siapa?
Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menyebutkan aksi pencurian data yang dilakukan hacker Bjorka ini terbilang sebagai serangan siber klasifikasi rendah.