Raksasa properti asal China Evergrande akan membayar bunga obligasi yang jatuh tempo pada Kamis. Namun hal ini masih membuat investor harap-harap cemas.
Raksasa properti China, Evergrande sedang jadi sorotan dunia beberapa waktu belakangan ini. Perusahaan terancam bangkrut karena kesulitan membayar utang.
Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini menguat 77 poin (0,49%) ke level Rp 14.231. Mata uang Paman Sam berbalik menguat setelah melemah kemarin pagi.