Wapres Jusuf Kalla menginginkan APBN 2006 lebih agresif dengan menambah ekspansi ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja baru yang bersifat padat karya.
Julukan Amerika sebagai negara dengan defisit anggaran terbesar belum lepas, meskipun ada penurunan defisit menjadi US$ 319 miliar dibanding tahun lalu.