Pertandingan Copa Dji Sam Soe antara Persebaya melawan Arema di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, berakhir rusuh. Sekitar 30 ribu suporter tuan rumah mengamuk dan berbuat rusuh.
Karena ulah tidak terpuji suporter dan manajemen, Persebaya Surabaya menerima sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Tidak hanya satu sanksi, melainkan dua sanksi sekaligus.
Persebaya Surabaya memastikan diri sebagai kampiun divisi 1 Liga Indonesia 2006 setelah menang 2-0 atas Persis Solo di stadion Brawijaya, Kediri, Rabu (16/8/2006). Sayangnya Bonek Mania mencoreng kemenangan tersebut.
Delapan tim yang mengikuti delapan besar Ligina 2006 Divisi Satu dipastikan lolos ke divisi utama musim depan, namun gengsi untuk menjadi yang terbaik masih tersisa. Persebaya Surabaya dan Persis Solo akan saling 'membunuh' untuk menjadi nomor satu.
Gelaran Jambore Suporter Indonesia telah usai. Event ini seharusnya menjadi awal bagi para perwakilan suporter untuk mensosialisasikan misi perdamaian hingga ke tingkat akar rumput.
Atraktif, itulah yang terlihat saat Aremania mulai 'beraksi'. Nama Fabio Capello hingga Kapten Tsubasa pun ikut disebutkan dinyanyian pembangkit semangat tim berjuluk 'Singo Edan' itu.