Presiden terpilih Joko Widodo atau yang dikenal dengan panggilan Jokowi berencana menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi Rp 3.000 per liter pada November 2014. Apa alasan Jokowi akan menerapkan kebijakan yang tidak populis ini?
Jokowi berencana menaikkan harga BBM bersubsidi sebesar Rp 3.000 per liter pada November 2014. Apa alasan Jokowi akan menerapkan kebijakan yang tidak populis ini?
Jakarta adalah surga wisata belanja? Bagaimana tidak, jika pada tahun 2014 mall yang ada di daerah sempit padat penduduk ini berjumlah 173. Bukan main banyaknya,
Pengamat ekonomi Universitas Gadjah Mada Denni Puspa Purbasari mengatakan, APBN tidak bisa mengalokasikan banyak dana untuk infrastruktur. Salah satu penyebabnya adalah anggaran subsidi BBM yang mencapai lebih dari Rp 200 triliun.
Presiden SBY menegaskan pemerintahan yang dipimpinnya tidak pernah bermaksud bermewah-mewah atau berboros-boros. Dia juga mendukung jika presiden terpilih Joko Widodo ingin menghemat anggaran lebih jauh.
Fraksi partai politik dari koalisi merah putih kompak mendorong Pilkada lewat DPRD untuk penghematan biaya. Namun pendukung Jokowi-JK memandang penghematan bisa dilakukan lewat Pilkada serentak.