Kisah Amar Alfikar sebagai transgender terbilang unik karena ia tumbuh di tengah keluarga pesantren. Ayah Amar seorang kiai, sedangkan ibunya berstatus nyai.
Sebelum menggelar upacara, para guru SMK Harapan Mulya di Brangsong, Kendal membentangkan kain merah putih sepanjang 600 meter menutupi bangunan sekolah.
Merespons pembakaran bendera partainya, DPD PDIP Jawa Tengah dan DIY menginstruksikan gerakan mengibarkan bendera. Kawasan 'kandang banteng' itu 'dimerahkan'.